Home »
BERITA LUAR NEGRI
,
CAMPURAN INDAH
,
CAMPURAN UNIK
» Pria Ini Menolong Buaya Yang Hampir Meninggal, 20 Tahun Kemudian Buaya Ini Membalas Budi…
Pria Ini Menolong Buaya Yang Hampir Meninggal, 20 Tahun Kemudian Buaya Ini Membalas Budi…
Written By Unknown on Sabtu, 19 Maret 2016 | 10.37
Pria Ini Menolong Buaya Yang Hampir Meninggal, 20 Tahun Kemudian Buaya Ini Membalas Budi…
SAKURATOTO - Bagaimana buaya di pikiranmu? Galak, mengerikan, raksasa, haus darah?
Buaya sepertinya sangat dikenal sebagai hewan berdarah dingin dan
karnivora, kita kalau mendengar buaya pasti sangat takut.Tapi apakah
kamu tahu, buaya ternyata bisa menjadi teman baik manusia, bahkan seumur
hidup?
20 tahun yang lalu, Chita menyadari ada seekor buaya yang nyaris dibunuh
oleh pemburu, terbaring di pinggir sungai dengan lemah tak berdaya,
Chita segera membawa pulang buaya tersebut dan merawat dia, juga memberi
makan.
Chita yang sangat suka pada hewan, baginya menjaga buaya adalah sebuah
kewajiban: "Saya hanya berharap dia bisa merasakan cinta kasih, tidak
semua manusia adalah jahat." Chita merawat luka buaya ini dengan sangat
baik, bahkan memberi buaya ini sebuah nama (Pocho).
Setelah luka-luka Pocho sembuh, Chita membawanya ke sungai dan
melepaskan Pocho, lalu pulang ke rumah.
Tetapi Chita sangat kaget saat melihat pemandangan rumah keesokan
paginya: Seekor buaya besar ada dipekarangan rumahnya, itu adalah Pocho!
Ternyata Pocho mengikuti bau rumahnya dan mencarinya semalaman! Saat itu
juga Chita tahu bahwa dia telah menjadi teman baik seekor buaya.
Dan lagi, selama 20 tahun ini, Chita dan Pocho berteman dengan sangat
baik, mereka berenang bersama, bermain bersama di sungai, berpelukan.
Chita bilang: "Kamu harus membayangkan kamu adalah hewan itu, baru kamu
bisa mendekati hewan tersebut. Kalau kamu mendekati mereka sebagai
seorang manusia, mereka bisa merasa kamu adalah bahaya."
Setelah berita ini tersebar, banyak pengunjung wisata yang dating ke
tempat ini, mereka bermain dengan Pocho, yang membuat mereka kaget
adalah saat Chita memanggil nama Pocho, Pocho langsung datang
menghampirinya.
Setelah melewati banyak pengalaman indah, Pocho akhirnya sampai pada
saat terakhir dalam hidupnya, Pocho sudah berumur 50 tahun, dan akhirnya
meninggal. Semua warga disana memberikan penghormatan terakhir pada
Pocho, kesedihan Chita tidak ada yang bisa mengerti, dia akhirnya
menyebarkan cerita ini pada semua orang, dia ingin mengubah pikiran
orang atas hewan.
Melihat Chita bersedih, rasanya kita juga ingin menangis.
SELENGKAPNYA >>>

0 komentar:
Posting Komentar